Rahasia Meede
29 November 2007 at 3:13 pm (hidup)
Judul di atas adalah judul sebuah novel terbitan september 2007.
Dan saya benar-benar tidak rugi mengeluarkan 60-an ribu (harga Gramedia, nol rupiah kalau anda minjam :p) untuk membeli novel ini. Sebuah novel yang luar biasa.
Sebagaimana orang lain, yang membuat saya tertarik membeli novel ini adalah pengarangnya : ES Ito. Terutama setelah membaca novel pertamanya (Negara Kelima). Sama-sama berlatar belakang sejarah Indonesia, namun kali ini jauh lebih mencengangkan. Dan ceritanya pun benar-benar thriller. Semula saya kira emas VOC yang diperebutkan itu pada akhirnya bakal cuma isapan jempol saja, kalaupun tidak, ternyata emas itu hanya kiasan untuk hal lain. Ternyata tidak. Pada akhirnya, emas itu (diceritakan) benar-benar ada. Jadi saya tidak merasa tertipu
Banyak pula hal baru yang saya pikir bisa kita dapatkan dari novel ini. Mulai dari sejarah VOC, sampai dengan racun darah ikan apaa gitu yang saya lupa namanya :p
O ya, kalau anda belum baca, dan penasaran dengan ceritanya, cari aja di google. Dah banyak yang bikin resensinya. Kalau saya ikut-ikutan bikin, pertama : dah basi, kedua : bisa-bisa membuat Anda tidak berminat dengan novel ini
Biar agak menarik dikit, berikut saya sertakan skrinsyut covernya
Kalau masih ada beberapa kritik dari orang-orang mengenai cerita novel ini, saya pikir itu wajar. Orang penulisnya aja masih sekitar 26 tahunan kok, masih sangat muda untuk cerita seberat ini. Tunggu saja beberapa tahun lagi. Saya yakin, kualitas ES Ito akan menyamai (bahkan melebihi, mungkin :p) Pramoedya Ananta Toer
Situs resmi dari Penulis : http://rahasia-meede.blogspot.com/
ajissi said,
29 November 2007 at 4:00 pm
moso kowe tuku buku maw… apalagi novel..
sulit dipercaya :D…
asik minjem dunk..
arif said,
29 November 2007 at 9:34 pm
@aji
padahal kuliah wae ga duwe bolpen. wkwkwk
ridwan said,
1 December 2007 at 5:45 am
kalo kualitasnya bakal melebihi Pramudya aku raguin deh. Soalnya Pramudya tu pernah jadi calon penerima nobel bidang kesusateraan. Entah nanti ke depannya bakal ada karyanya seperti apa.
arif said,
1 December 2007 at 12:43 pm
@ ridwan
makanya, baca dulu novelnya bos
saya melihat dan optimis ada tanda-tanda ke situ, asal dia mau memperbaiki kekurangan-kekurangannya saat ini, pada novel-novelnya ke depan. dan jangan lupa, ES Ito ini masih kepala 2 loh. [harusnya] jalan hidupnya untuk menulis masih panjang. dan kalau tidak ada lagi penulis Indonesia yang dapat menyamai/mendekati Pramoedya Ananta Toer, berarti dunia sastra Indonesia tidak berkembang [sotoy :p]
” Entah nanti ke depannya bakal ada karyanya seperti apa.” –> ini maksudnya buat siapa yah? kalo buat pramoedya, beliau dah meninggal. kalau buat ES Ito, katanya sih dia pengen menulis tentang PRRI, tentang perang apaa gitu di sumbar, dan lainnya yang aku lupa.
danasatriya said,
2 December 2007 at 11:28 pm
scan
uplot
unduh
Cindya said,
3 January 2008 at 11:50 am
umm,,,kebetulan gw punya bukunya,,di awal cerita keren ko,,udah bikin penasaran,,tapi emang kudu sabar bacanya,,coz udah di halaman tengah buku aja qta blom tau ttg emas VOC,kan??
banyak juga istilah2 belanda yg krg bisa dimengerti,coz,,,ya,,secara bahasa belanda gtu,,
menurut gw sendiri sih,,yg minat baca buku ini,,hampur kebanyakan yg interest sm sejarah,,or yg suka sm yg berbau thriller,,,
puput said,
12 March 2008 at 11:25 pm
nyasar….!!!
Saya juga baru baca rahasia meede. Bagus, konteks cerita sejarahnya memukau lah… tapi masih jauhlah kalo mau dibandingin Pram mah… pram itu bisa mengungkapkan yang tersirat, dan menurut saya itu butuh pengalaman yang dalam daripada sekedar kejeniusan menulis, ditahab di buru mungkin salah satunya