PNS

Nonton acara Snapshot di Metro TV tadi malam? Yang ga tau Snapshot itu acara apaan, ini adalah suatu acara yang mengupas “kebusukan” perilaku masyarakat sehari-sehari :D Misalnya, (Kalau ga salah) episode pertamanya tentang perilaku pengguna jalan yang sering melanggar aturan. Nah, yang tadi malam, topiknya adalah mengenai perilaku kerja PNS. Sampel yang diambil adalah PNS di Kejaksaan Agung, Bulungan, Jakarta, serta PNS di Bandung yang saya lupa di mana.

Dan begitulah. Banyak kebiasaan-kebiasaan negatif PNS (yang sudah jadi rahasia umum :) ) yang terekam. Mulai dari datang telat dan masih nyantai-nyantai saja, tidur di kantor, jajan di luar (yang pastinya bukan saat jam istirahat), pergi ke luar kantor tanpa alasan jelas, pulang duluan, dsb dsb. Tapi untung reporternya ga ke universitas-universitas negeri, dan kemudian mempergoki dosen-dosen yang ga ngajar gara-gara lagi mroyek, hehehe.. [becanda.. bener deh, yang ini mah becanda doang -__-]

Yang menarik ketika reporter Metro TV mewawancarai ibu-ibu PNS kejagung yang sedang makan di warung depan kantor mereka. Mereka ga malu tuh. Malah ketawa-ketawa aja :D Dan raut muka mereka saat menjawab pertanyaan seperti tidak nampak bersalah. Hehehe :D Tapi ada juga sih yang “masih punya etika”. Ketika reporternya mendekat, mereka langsung kabur :p

Sebagaimana respons orang-orang lain yang menonton tayangan itu, dalam hati saya juga ikut ‘menghujat’ mereka. Masak pantes sih mereka dapet gaji jutaan per bulan (gaji gol. I = satu juta lebih dikit. PNS di tayangan tersebut pasti di atas gol. I) ?? Selama ini, PNS sering berdalih kesejahteraan mereka kurang. Ngapain kerja bener-bener kalau sebulan cuman dapet Rp. 1.500.000 (misal) ?? Tapi, bagaimana kalau pernyataannya dibalik : Pantas ga mereka dapat Rp. 1.500.000 per bulan untuk hasil kerja ecek-ecekan seperti itu? Sementara, buruh-buruh pabrik yang kerja banting tulang (ya ga sih?) tiap hari, UMR nya aja ga nyampe satu juta. Kalau diitung-itung, justru negara yang rugi. Mereka yang enak. Baca koran pas kerja aja dapet duit kok.

Tapi, setelah saya berpikir kembali, ternyata keluarga saya juga sebagian besar PNS (meskipun PNS nya guru PNS, bukan PNS kantoran). Dan saya yakin, pasti di salah satu anggota keluarga anda ada yang jadi PNS. Jadi sebenarnya, kita (atau saya doang ya?) ‘menghujat’ keluarga sendiri dong. Ah…

Dan ketika saya melihat ke dalam : bagaimana dengan diri saya sendiri? Meskipun saya bukan PNS, sepertinya saya juga sudah memiliki ‘bibit-bibit’ seperti itu. Senin kemarin, saya sudah bolos 2 mata kuliah. Satu karena alasan ‘yang masih bisa dimaafkan’, dan satu lagi karena lagi malas. Parah juga. Terus apa bedanya saya dengan PNS yang belanja di pasar saat jam kerja? Ketika kuliah, saya masih sering tidur. Terus apa bedanya dengan PNS yang ditayangkan di Snapshot tersebut?

Ini seperti halnya ketika kita menanyai masyarakat : “Apakah anda ingin Indonesia lebih baik?”, tentu mereka serempak menjawab iya. Tapi faktanya, kita-kita sendiri yang ikut andil merusak Indonesia : kerja malas-malasan, buang sampah seenaknya, minta suap, korupsi, dan sebagainya.

Mari memulai dari diri sendiri, dan mulai dari yang kecil : besok jangan sampai tidur saat kuliah :)

NB : tentu saja tidak semua PNS yang begitu. Masih banyak yang begitu berjasa terhadap bangsa ini, seperti guru-guru di daerah terpencil, dan sebagainya. Dan saya yakin, jumlah mereka jauh lebih banyak dibandingkan dengan pemakan gaji buta tersebut.

3 Comments

  1. Fajar said,

    12 September 2007 at 3:31 pm

    ahahahah
    gw juga nonton nih

    si bunya makan bakso sambil ketawa ketiwi

  2. irvan132 said,

    13 September 2007 at 2:56 pm

    iya, mosok jam 10 udah makan siang. yaelah. kapan mau maju ini? ntar dijawab dengan gamblang “kapan-kapan”.
    IRONIS.

    -IT-

  3. ridwan said,

    15 September 2007 at 7:35 am

    katanya pula, istirahat siangnya dari jam 11 sampe jam 1. wakakakak.. cem mak-mak aja tuh PNS, tak betol lah tampaknya kita tengok… :D

Post a Comment