5 August 2008
Berita kemarin.
Saya jadi teringat salah satu komentar pembaca di detiknews mengenai kasus Ryan : Biarkan kaum gay saling membunuh, agar jumlah mereka semakin berkurang.
Tentu saja dengan asumsi tidak ada lagi bayi yang dilahirkan dengan kelainan tersebut, serta tidak ada lagi orang yang menjadi gay karena gaya hidup.
5 August 2008
Minggu kemarin (7/26/2008 2:54 PM) saya mendapat surel aneh :
From : IT-Dada Center T <it_dadacenter@yahoo.com>
To : admin@comlabs.itb.ac.id
Received: from [125.163.14.23] by web59810.mail.ac4.yahoo.com via HTTP;
Sat, 26 Jul 2008 00:54:58 PDT
Dengan Hormat,
Tersinyalir adanya rekayasa pengisian pooling yang dilakukan dari fasilitas jaringan ITB. Fasilitas ITB sebagai Lembaga Pendidikan sebaiknya tidak digunakan untuk mendukung atau dilakukan oleh pendukung salah satu kandidat walikota bandung. Walaupun salah satu kandidat adalah sivitas ITB. Untuk itu kami mohon kerjasamanya untuk tidak melanjutkan hal tersebut, kami akan melakukan upaya-upaya lain bila hal ini terindikasi berlanjut.
Terima Kasih, atas perhatiannya dan kerjasamanya.
Tim IT – Dada Center
Agak kaget juga saya waktu membaca. Kok tiba-tiba Comlabs dilibatkan dalam pertarungan pilkada Bandung.
Pikiran pertama saya adalah : ini surel serius atau kerjaan orang iseng. Kalau kerjaan orang iseng, ya no comment lah saya. Tapi pribadi saya cenderung lebih ke arah serius, karena rasanya saya menemukan polling yang dimaksudkan (perhatikan selisih orang setuju dan tidak setuju yang cukup tipis). Tapi yang saya maksud dengan ’serius’ ini bukan berarti bahwa ini benar-benar dari Tim IT Dada. Masih ada kemungkinan surel ini dibuat oleh pihak lain yang ingin mendiskreditkan (alah bahasanya :p) Pak Dada.
Entahlah yang benar yang mana. Yang pasti, saya tetap menganggap surel tersebut serius, dan membalasnya untuk meminta klarifikasi. Karena, tentu saja Comlabs tidak ada urusannya dengan Pilkada Bandung. Kalaupun benar perekayasa tersebut menggunakan IP comlabs, itu sudah masalah pribadi. Sementara kita juga tidak bisa membatasi perilaku user yang browsing ke situs yang tidak dilarang kebijakan Internet kampus, toh?
Sampai tulisan ini ditayangkan (5/8/08), belum ada balasan lagi dari pihak TS.
26 July 2008
Setelah menonton film The Dark Knight hari kamis kemarin, saya mengambil satu kesimpulan :
Percayalah, yang bisa menandingi kegilaan Joker hanyalah Ryan the Mutilator!
1 July 2008
Penangkapan BR (Bulyan Royan, bukan Budi Raharjo :p) oleh KPK kemarin telah menjadi berita hangat di media massa. Hal tersebut memicu reaksi dari berbagai kalangan. Hidayat Nurwahid merasa kecewa, karena menurutnya anggota DPR tidak ‘mengambil hikmah’ dari kasus Al-Amin. Sementara itu, komisi V DPR akan menggelar sidang untuk menyikapi penangkapan mantan anggota mereka tersebut. Tapi yang paling menarik bagi saya adalah komentar dari seorang anggota DPR, sebagaimana ditulis di situs Detiknews hari ini :
“Saya kaget sekali. Itu namanya ga hati-hati. Sekarang kan ngga ada yang ngga terpantau” kata politisi asal Jatim ini.
What the F ?? Pikiran saya langsung membayangkan bahwa orang tersebut seolah-olah berkata : “Dasar Bulyan goblok. Hati-hati sedikit, kenapa. Masak ga tau kalo KPK alatnya di mana-mana. Mbok main kotornya agak cerdas dikit….”
Ah, moga-moga ini hanya pikiran buruk saya saja.